Sabtu, 15 Oktober 2011

Konsumsi Sayur dan Buah Kurangi Efek Gen Penyakit Jantung

Info kesehatan, Konsumsi Sayur dan Buah Kurangi Efek Gen Penyakit Jantung. Makan sayur dan buah memang sangat baik untuk kesehatan. Karena sayur dan buah memiliki kandungan gizi dan vitamin yang berguna untuk tubuh. Mengkonsumsi sayur dan buah setiap hari bisa mengurangi efek gen penyakit jantung. Makanya bagi anda yang ingin sehat dan terhindar dari penyakit jantung, hendaknya anda makan sayur dan buah setiap hari. Berikut info selengkapnya tentang Konsumsi Sayur dan Buah Kurangi Efek Gen Penyakit Jantung.

Jakarta, Mengonsumsi buah dan sayur diketahui memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Ternyata ada manfaat lainnya yaitu bisa menghentikan efek gen yang berpengaruh dalam serangan jantung.

Berdasarkan studi diketahui bahwa risiko penyakit dan serangan jantung akan meningkat jika seseorang memiliki gen 9p21 di dalam tubuhnya. Gen ini biasanya diturunkan dari orangtua atau turunan sebelumnya.

Seseorang biasanya beranggapan faktor gen ini sulit untuk dimodifkasi. Tapi ternyata dengan mengonsumsi sayur dan buah seseorang bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung meskipun memiliki gen tersebut.

"Hasil ini menjadi kejutan bahwa diet yang sehat secara signifikan bisa melemahkan pengaruh dari gen 9p21 terhadap risiko penyakit jantung," ujar Dr Jamie Engert dari McGill University di Kanada, seperti dikutip dari Mirror.co.uk, Jumat (14/10/2011).

Hasil studi yang dilaporkan dalam jurnal PLoS Medicine ini menemukan bahwa efek dari gen berisiko tinggi bisa dikurangi dengan konsumsi diet tinggi atau lebih dari 5 porsi buah-buahan dan sayuran.

Studi ini melibatkan 27.000 orang yang memiliki gen 9p21 dan berasal dari 5 etnis yaitu Eropa, Asia Selatan, China, Amerika Latin dan Arab untuk melihat efek konsumsi buah dan sayur terhadap gen 9p21.

Hasil yang didapatkan adalah partisipan dengan gen 9p21 yang mengonsumsi sayur dan buah memiliki risiko serangan jantung yang sama dengan orang berisiko rendah atau dengan orang yang tidak memiliki gen tersebut.

Meski begitu peneliti akan melakukan studi lebih lanjut untuk mengetahui bagaimana interaksi yang terjadi antara gen 9p21 dengan sayur dan buah yang dikonsumsi dalam menurunkan risiko penyakit jantung.

Rokok Ganggu Penyerapan Vitamin dan Darah di Tubuh

Ini adalah info tentang Rokok Ganggu Penyerapan Vitamin dan Darah di Tubuh. Kesehatan memang mahal harganya. Beberapa orang rela mengeluarkan banyak uang untuk sembuh dari penyakit. Karena kesehatan begitu mahalnya, hendaknya kita harus berperilaku hidup sehat agar tidak mudah sakit. Banyak cara dilakukan orang agar tetap sehat dan fit dalam menjalani aktifitas. Salah satunya adalah olah raga teratur dan makan makanan bergizi serta istirahat yang cukup. Dan yang paling penting adalah menghindari rokok. Karena rokok bisa menggagu penyerapan vitamin dan darah di tubuh. Berikut info selengkapnya tentang Rokok Ganggu Penyerapan Vitamin dan Darah di Tubuh.

Jakarta, Rokok ternyata tidak hanya meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit, tapi juga mempengaruhi penyerapan nutrisi yang dikonsumsi serta aliran darah. Nutrisi apa saja yang dipengaruhi oleh rokok?

Hampir semua orang tahu bahwa rokok mengandung banyak senyawa karsinogen (penyebab kanker) dan senyawa lain yang berbahaya bagi tubuh. Kombinasi antaar merokok, konsumsi alkohol dan gizi buruk bisa lebih meningkatkan risiko penyakit kronis seperti kanker dan kardiovaskular.

Studi menunjukkan di luar tindakan merokok itu sendiri, para perokok sangat mungkin terlibat dalam perilaku kesehatan yang negatif lainnya seperti dikutip dari Lifemojo, Selasa (11/10/2011) yaitu:

  • Terlalu sedikit mengonsumsi buah dan sayur
  • Mengonsumsi alkohol dan minuman berkafein
  • Tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung kadar lemak tinggi
  • Tidak mendapatkan olahraga yang cukup atau menjadi tidak aktif.

Sementara itu studi terbaru yang dilakukan oleh para profesor di Berkeley menunjukkan ada beberapa nutrisi yang penyerapan dan metabolismenya terganggu pada diri seorang perokok seperti:

Vitamin C
Vitamin C bertindak sebagai antioksidan yang penting untuk pencegahan penyakit. Tapi semakin banyak rokok yang dihisap maka semakin banyak pula vitamin C yang hilang dari dalam jaringan dan darah.

Misalnya 1 batang rokok merampas sekitar 25 mg vitamin C dari dalam tubuh, maka orang yang merokok butuh vitamin C lebih banyak lagi untuk melawan kerusakan sel dan mencegah penyakit.

Vitamin D
Rokok memiliki efek samping yang signifikan pada metabolisme vitamin D. Angka kejadian kekurangan vitamin D 50 persen lebih tinggi terjadi pada perokok dibandingkan dengan non-perokok.

Kalsium
Metabolisme kalsium lebih mungkin terganggu pad aorang yang merokok, sehingga ia lebih berisiko mengalami osteoporosis atau penipisan tulang.

Vitamin E
Vitamin E diyakini bisa menghambat penumpukan lemak pada dinding bagian dalam arteri yang salah satunya disebabkan oleh rokok. Oleh karena itu perokok bisa mengurangi risiko pengerasan arteri dengan mengonsumsi vitamin E.

Sirkulasi darah dan peningkatan lemak dalam darah
Studi menunjukkan rokok merusak sirkulasi darah dan aliran darah dari jantung (21 persen lebih rendah pada perokok dibanding non-perokok). Serta konsumsi 2-4 batang rokok bisa meningkatkan kadar lemak dalam darah sebesar 200-400 persen.

Untuk itu bagi perokok harus mengonsumsi makanan yang lebih sehat dibanding non perokok untuk mendapatkan jumlah nutrisi yang sama, seperti konsumsi teh hijau, makan banyak buah dna sayur, konsumsi vitamin serta tentu saja berusaha untuk berhenti merokok.

Akupunktur Kurang Efektif Hentikan Kebiasaan Merokok

Berikut adalah info tentang Akupunktur Kurang Efektif Hentikan Kebiasaan Merokok. Bagi anda yang mempunyai kebiasaan merokok, Sebaiknya anda menghentikan kebiasaan buruk itu. Karena didalam rokok terdapat banyak racun yang bisa merugikan kesehatan. Banyak cara menghentikan kebiasaan merokok dengan berbagai terapi. Namun terapi Akupuntur dinilai kurang efektif dalam menghentikan kebiasan merokok. Berikut info selengkapnya tentang Akupunktur Kurang Efektif Hentikan Kebiasaan Merokok.

Jakarta, Ada berbagai cara yang bisa dilakukan seseorang untuk berhenti merokok. Tapi studi terbaru menunjukkan akupunktur kurang efektif dalam membantu seseorang berhenti merokok.

Akupunktur adalah terapi tradisional China yang menggunakan jarum untuk menstimulasi titik-titik tertentu di dalam tubuh. Teknik ini bekerja terhadap konsep energi kehidupan yang dikenal sebagai Qi atau Chi.

Metode akupunktur sebelumnya digunakan untuk mengurangi gejala putus nikotin (withdrawal nicotine) yang umumnya dialami oleh seseorang ketika mencoba untuk berhenti merokok, terutama pada pecandu rokok berat.

Studi sebelumnya telah menyarankan akupunktur bisa mengurangi gejala penarikan diri dari nikotin. Perawatan ini dengan cara memasukkan jarum di telinga bagian luar atau bagian tubuh lain selama 15-20 menit dan diulang beberapa hari kemudian.

Namun hasil meta analisis terhadap 13 studi yang dilakukan oleh White dan rekan dari Peninsula Medical School, Universities of Exeter and Plymouth, Inggris mengungkapkan hasil efektifitas dari akupunktur ini tergantung pada lokasi titik yang dipilih, seperti dikutip dari MedIndia, Jumat (14/10/2011).

Para ahli akhirnya melakukan uji acak untuk membandingkan akupunktur, terapi laser dan terapi lain yang digunakan untuk berhenti merokok. Hasilnya peneliti tidak menemukan bukti yang konsisten bahwa akupunktur, acupressure atau terapi laser bisa membantu menghentikan kebiasaan merokok.

Hal ini menunjukkan bahwa terapi akupunktur mungkin menjadi kurang efektif dalam membantu seseorang berhenti merokok dibanding dengan terapi lain yang berbasis bukti seperti terapi penggantian nikotin (nicotine replacement therapy/NRT).

Meski begitu peneliti mengungkapkan melakukan akupunktur mungkin lebih baik daripada tidak melakukan apa-apa, setidaknya untuk membantu dalam jangka waktu pendek. Namun studi selanjutnya diperlukan untuk mengetahui titik-titik tubuh mana yang bisa efektif membantu hentikan kebiasaan merokok.

Noda Kuning di Sekitar Kelopak Mata Tanda Penyakit Jantung

Berikut adalah informasi kesehatan tentang Noda Kuning di Sekitar Kelopak Mata Tanda Penyakit Jantung. Penyakit jantung memang menjadi momok menakutkan bagi semua orang. Penyakit yang bisa membunuh seseorang dengan tiba-tiba ini, menjadi pembunuh no satu didunia. Untuk menjaga kesehatan jantung kita, kita harus istirahat cukup,makan makanan yang bergizi dan olah raga secara teratur. Sekarang penyakit ini bisa diketahui dengan adanya noda kuning disekitar kelopak mata. Berikut adalah info selengkapnya tentang Noda Kuning di Sekitar Kelopak Mata Tanda Penyakit Jantung.

Jakarta, Munculnya noda kuning pada kulit (xanthelasmata) di bagian atas kelopak bisa jadi penanda risiko seorang individu menderita penyakit jantung. Penelitian yang dipimpin oleh Profesor Anne Tybjarg-Hansen di Universitas Kopenhagen ini juga menyimpulkan bahwa cincin putih atau abu-abu di sekitar kornea (arcus corneae) tidak ada kaitannya risiko penyakit jantung.

Penelitian sebelumnya telah menetapkan bahwa baik xanthelasmata maupun arcus corneae merupakan endapan kolesterol. Namun, sekitar setengah dari individu yang memiliki salah satu atau kedua kondisi di atas ternyata tidak positif memilki kolesterol tinggi lewat tes darah.

Hasil ini membuat para peneliti ingin menyelidiki hubungan antara xanthelasmata dan arcus corneae terhadap risiko serangan jantung, penyakit jantung, stroke, penebalan arteri atau kematian dini pada populasi umum.

Para peneliti menyurvei 12.745 orang yang berpartisipasi dalam penelitian jantung di Kota Kopenhagen. Para peserta berusia antara 20 hingga 93 tahun dan tidak mengidap penyakit jantung ketika penelitian dimulai. Mereka dipantau sejak tahun 1976 sampai dengan bulan Mei 2009.

Pada awal penelitian, sebanyak 563 orang peserta (4,4%) memiliki xanthelasmata dan 3159 orang (24,8%) memiliki arcus corneae. Selama pemantauan, 1.872 orang peserta mengalami serangan jantung, 3.699 orang memiliki penyakit jantung, 1.498 orang mengalami stroke, 1.815 orang mengidap penyakit serebrovaskular, dan 8.507 orang meninggal dunia.

Hasil menunjukkan bahwa risiko terkena serangan jantung, mengalami penyakit jantung atau kematian dalam jangka waktu sepuluh tahun, meningkat pada individu yang memiliki xanthelasmata, baik laki-laki dan perempuan pada semua kelompok umur.

Peningkatan risiko ini terlepas dari faktor risiko terkenal lainnya seperti jenis kelamin, kebiasaan merokok, obesitas, tekanan darah tinggi, dan kadar kolesterol.

Risiko tertinggi ditemukan pada pria berusia 70 hingga 79 tahun. Risiko masalah jantung pada peserta laki-laki yang memiliki xanthelasmata sebesar 53%. Lebih tinggi dibandingkan 41% untuk laki-laki tanpa xanthelasmata.

Sedangkan pada perempuan yang memiliki xanthelasmata berisiko 35% mengalami masalah jantung. Lebih tinggi dibandingkan yang tidak memilki xanthelasmata, yaitu sebesar 27%.

Sebaliknya, penelitian yang dirilis esciencenews.com, Jumat (16/9/2011) ini menunjukkan bahwa arcus corneae bukanlah prediktor yang signifikan untuk risiko serangan jantung atau penyakit jantung.

Para peneliti menyimpulkan bahwa munculnya xanthelasmata dapat membantu dokter dalam mendiagnosa masalah jantung. Mereka menambahkan bahwa temuan mereka bisa sangat berguna dalam masyarakat yang sulit mengakses laboratorium untuk melakukan pengukuran lemak.

Obat Katarak Pertama di Dunia Telah Ditemukan

Berikut adalah informasi tentang Obat Katarak Pertama di Dunia Telah Ditemukan. Bagi anda penderita katarak, berbahagialah karena untuk pertama kalinya obat katarak telah ditemukan. Sebagian masyarakat indonesia usia lanjut kebanyakan mengalami penyakit katarak. Penyakit yang bisa menyebabkan kebutaan itu kini telah ditemukan obatnya. Berikut adalah info selengkapnya tentang Obat Katarak Pertama di Dunia Telah Ditemukan.

Jakarta, Katarak merupakan penyakit mata yang dicirikan dengan lensa mata yang keruh dan berkabut. Lensa mata normal berwarna transparan dan berisi banyak air sehingga cahaya dapat menembus dengan mudah. Lensa yang tidak keruh tidak dapat meneruskan cahaya ke retina untuk diproses oleh saraf penglihatan menuju otak.

Sampai saat ini, tidak ada obat yang dapat mencegah atau menyembuhkan katarak. Satu-satunya pengobatan adalah membedah lensa yang keruh dan diganti dengan lensa sintetis.

Katarak adalah penyebab utama kebutaan di dunia dengan lebih dari setengah korbannya berusia 65 tahun ke atas. Katarak pada anak-anak sangat jarang dijumpai, kemungkinannya adalah sekitar 3 kasus dibanding 10.000 anak.

Namun sekarang, para ilmuwan dari Universitas Adelaide di Australia untuk pertama kalinya menemukan pengobatan revolusioner yang bisa mencegah kekeruhan lensa mata secara bertahap. Pengujian senyawa baru yang dikolaborasi dengan perusahaan obat Calpain Therapeutics ini telah terbukti secara signifikan memperlambat perkembangan katarak.

"Dengan menggunakan obat ini sejak dini, perkembangan katarak bisa diperlambat sehingga penyakit ini tidak akan benar-benar berkembang lebih parah," ujar Profesor Andrew Abell, ketua penemu obat yang telah mengerjakan proyek ini selama sepuluh tahun.

Saat ini, prosedur operasi untuk menghilangkan katarak berlangsung selama 30-45 menit. Dengan menggunakan kacamata, sekitar 95 persen pasien yang telah dioperasi melaporkan penglihatan yang normal dengan segera.

"Obat kami dapat berupa obat tetes atau krim yang digunakan ke mata setiap malam menjelang tidur. Melalui pemeriksaan mata rutin, dokter mata dapat mengetahui tahap awal pembentukan katarak sebelum orang tersebut tahu mereka memiliki katarak. Setelah terdeteksi, pasien bisa mulai menggunakan obat kami untuk memperlambat perkembangan katarak," kata Dr Tim Lovell, CEO Calpain Therapeutics

"Kami tahu bahwa jika seseorang memiliki katarak pada salah satu mata, kemungkinan besar mata yang satunya juga akan terkena. Menunda timbulnya katarak pada salah satu mata telah didiagnosa dapat memperlambat pertumbuhan katarak untuk sementara," imbu Dr Lovell.

Seperti dirilis DailyMail, Jum'at (14/10/2011), obat ini akan dinobatkan sebagai salah satu dari lima finalis kompetisi rencana bisnis The University of Queensland Business School's Enterprize.

Selasa, 26 Juli 2011

Cara Mengobati Penyakit Gula

diabetes militus, deabetes, gula, penyakit gula, gula darah, penyakit gula kering, penyakit gula basahSakit gula merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Bila terserang penyakit gula harus mewaspadai pola makan kita. bila terserang gula kering lebih ringan dari pada gula basah.

Agar penyakit gula tidak sampai menyerang kita, kita perlu melakukan beberapa pencegahan. Menurut Susanto, ada tiga cara yang dapat dilakukan.

PERTAMA
pencegahan primer diterapkan untuk kelompok yang berpotensi terkena penyakit ini, meliputi usia di atas 45 tahun, berat badan lebih dari ideal (gemuk), ada garis keturunan, abortus berulang, serta infertilitas.

dengan menjaga kesehatan tubuh, membiasakan pola hidup sehat, tidak merokok, olah raga teratur dan terukur, serta menghindari junk food. Menurunkan kadar glukosa dalam darah dengan berolahraga. Menurunkan tekanan darah, kadar kolesterol dalam darah. Memperbaiki peredaran dalam tubuh. Mengurangi stress dan mengawasi berat badan.

KEDUA
pencegahan sekunder dengan melakukan deteksi dini dan terapi untuk menghindari penyakit lain yang berakibat fatal sampai kematian, yaitu dengan mengikuti tes penyaring gula darah, menjaga kesehatan gigi dan mulut, kuku, kulit, mata, kelainan diet serta melakukan pemeriksaan 6 – 12 bulan.

KETIGA
dengan rehabilitasi medis, fisik dan mental, perawatan menyeluruh, dan konsumsi obat-obatan. Hal yang lebih penting lagi ialah adanya motivasi untuk sembuh serta dukungan dari keluarga.

Seorang pakar pengobatan komplementer yaitu Prof. H.M Hembing yang terkenal itu dalam salah satu bukunya memberikan resep pencegahan dan pengobatan dari buah mengkudu. Buah mengkudu diambil sarinya dan kemudian dikonsumsi.

Senin, 25 Juli 2011

Manfaat Kalsum Pada Tubuh

kalsium, unsur kalcium, calsium, ca, kandungan kalsiumKalsium merupakan mineral yang paling banyak terdapat didalam tubuh manusia. Kira-kira 99% kalsium terdapat di dalam jaringan keras yaitu pada tulang dan gigi. 1% kalsium terdapat pada darah, dan jaringan lunak.

Tanpa kalsium yang 1% ini, otot akan mengalami gangguan kontraksi, darah akan sulit membeku, transmisi saraf terganggu, dan sebagainya.

Untuk memenuhi 1% kebutuhan ini, tubuh mengambilnya dari makanan yang dimakan atau dari tulang. Apabila makanan yang dimakan tidak dapat memenuhi kebutuhan, maka tubuh akan mengambilnya dari tulang. Sehingga tulang dapat dikatakan sebagai cadangan kalsium tubuh. Jika hal ini terjadi dalam waktu yang lama, maka tulang akan mengalami pengeroposan tulang.

Para peneliti juga menemukan bahwa laki-laki dan perempuan selama masa transisi remaja menuju dewasa awal hanya mengkonsumsi kalsium sekitar 153 miligram dan 194 miligram. Kadar konsumsi tersebut jelas jauh di bawah batas ideal konsumsi kalsium manusia yang ditetapkan World Health Organization yakni 1.300 miligram (usia 9-18 tahun), 1.000 miligram (19-50 tahun), dan 1.200 miligram (di atas 51).

Penyakit akibat kekurangan kalsium

Seperti yang disebutkan diatas, kekurangan kalsium bisa menyebabkan 200 jenis penyakit. Beberapa penyakit yang mungkin timbul diantaranya adalah:

Keropos tulang/osteoporosis

Kalsium dalam tubuh berperan sebagai elemen ang memberi kekerasan pada tulang. Oleh karena itu, kalsium mampu membentuk kerangka yang mampu menanggung berat badan. Jika dalam tulang tidak terdapat endapan kalsium yang cukup, maka akan terjadi kekacauan dalam metabolisme sel tulang, hingga volume tulang berkurang.
Nyeri otot tulang
Kekurangan kalsium menyebabkan pergerakan yang tidak normal pada seluruh otot licin dan otot jantung, sehinga tubuh kehilangan kelincahan, pengendalian keseimbangan, gerakan dan kemampuan koordinasi. Gerakan tubuh ditentukan oleh stimulasi otot tulang, sementara rangsangan otot tulang timbul karena peran kalsium yang sangat penting. Jika asupan kalsium dalam tubuh tidak memadai, maka akan terjadi nyeri pada otot tulang.
Kekebalan tubuh berkurang
Kekuranan kalsium mampu memicu terjadinya penurunan kekebalan tubuh. Karena dengan kekurangan imunitas tubuh terhadap serangan penyakit, maka dengan sangat mudah terjangkit berbagai penyakit yang seharusnya bisa ditangkal oleh system kekebalan tubuh.
Daya ingat berkurang
Ion kalsium berperan penting dalam proses pengeluaran dan pengiriman sinyal syaraf. Rangsangan pada syaraf otak besar berhubungan erat dengan transmisi ion kalsium di dalam dan diluar neuron. Ketika organisme kekurangan kalsium, dendosignal syaraf juga mengalami hambatan mekanisme rangsangan dalam tubuh manusia juga mengalami kerudakan. Gejala pada anak anak mudah kaget, menangis di malam hari, resah, sulit tidur dan super aktif.
Ganguan dalam jantung
Jantung mengemban tugas untuk mempertahankan nyawa. Meski hanya sebesar kepalan tangan, jantung mampu mengantarkan darah setiap saat kesetiap sel dalam tubuh. Kemampuan ini berasal dari konstraksi otot jantung secara terus menerus. Padahal konstraksi dan ekspansi jantung serta penyimpanan dan pengunaan energinya tidak lepas dari pengaruh kalsium.


 
Powered by Blogger