Selasa, 11 Januari 2011

Manfaat Cokelat bagi Kesehatan

coklat, coklat valentin, kue coklat, roti coklatManfaat Cokelat bagi Kesehatan Pengertian cokelat berasal dari kata xocoatl (bahasa suku Aztec) yang artinya minuman pahit. Suku Aztec dan Maya di Mexico mempercayai bahwa Dewa Pertanian telah mengirimkan coklat yang berasal dari surga untuk mereka. lalu Cortes membawanya ke Spanyol antara tahun 1502-1528, dan oleh orang-orang Spanyol minuman pahit tersebut dicampur gula sehingga
rasanya lebih enak dan lezat. Pada tahun 1765 didirikan pabrik coklat di Massachusetts, Amerika Serikat.

Ddidalam perkembangannya, coklat tidak hanya menjadi minuman akan tetapi coklat juga menjadi snack yang disukai anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Dengan rasanya enak, coklat tersebut ternyata coklat berkhasiat membuat umur seseorang menjadi lebih panjang.

Dengan cara mengontrol aktivitas fisik yang dilakukan, kebiasaan merokok, dan kebiasaan makan ditemukan bahwa mereka yang suka memakan permen/coklat umurnya lebih lama satu tahun dibandingkan bukan pemakan coklat. Diduga antioksidan fenol yang terkandung dalam coklat adalah penyebab mengapa mereka bisa berusia lebih panjang. Fenol tersebut juga banyak ditemukan buah anggur merah yang sudah lama dikenal sebagai minuman yang sangat baik untuk kesehatan jantung. Coklat mempunyai fungsi untuk menghambat oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, sehingga dapat mencegah risiko penyakit jantung koroner dan kanker.

Menurut kepercayaan suku Maya, coklat adalah makanan untuk dewa. Rasa asli biji coklat
sebenarnya pahit akibat kandungan alkaloid, akan tetapi setelah melalui rekayasa proses dapat
dihasilkan coklat sebagai makanan yang disukai oleh siapapun.Kandungan Biji coklat adalah: lemak 31%, karbohidrat 14% dan protein 9%. Protein coklat kaya akan asam amino triptofan,
fenilalanin, dan tyrosin. Meski coklat mengandung lemak tinggi namun relatif tidak mudah tengik karena coklat juga mengandung polifenol (6%) yang berfungsi sebagai antioksidan pencegah

Manfaat Cokelat bagi Kesehatan

Makan coklat tidak akan menimbulkan kecanduan, tetapi bagi sebagian orang rasa coklat yang
enak mungkin menyebabkan kerinduan untuk mengkonsumsinya kembali. Ini yang disebut
chocolate craving. Dampak coklat terhadap perilaku dan suasana hati (mood) terkait erat
dengan chocolate craving. Rindu coklat bisa karena aromanya, teksturnya, manis-pahitnya dsb.
Hal ini juga sering dikaitkan dengan kandungan phenylethylamine yang adalah suatu substansi
mirip amphetanine yang dapat meningkatkan serapan triptofan ke dalam otak yang kemudian
pada gilirannya menghasilkan dopamine. Dampak dopamine adalah muncul perasaan senang
dan perbaikan suasana hati. Phenylethylamine juga dianggap mempunyai khasiat aphrodisiac
yang memunculkan perasaan seperti orang sedang jatuh cinta (hati berbunga). Konon Raja
Montezuma di jaman dahulu selalu mabuk minuman coklat sebelum menggilir harem-haremnya
yang berbeda setiap malam.

Katekin adalah antioksidan kuat yang terkandung dalam coklat. Salah satu fungsi antioksidan
adalah mencegah penuaan dini yang bisa terjadi karena polusi ataupun radiasi. Katekin juga 2/3

dijumpai pada teh meski jumlahnya tidak setinggi pada coklat. Orang tua jaman dahulu sering
mempraktekkan cuci muka dengan air teh karena dapat membuat kulit muka bercahaya dan
awet muda. Seandainya mereka tahu bahwa coklat mengandung katekin lebih tinggi daripada
teh, mungkin mereka akan menganjurkan mandi lulur dengan coklat.

Coklat juga mengandung theobromine dan kafein. Kedua substansi ini telah dikenal memberikan efek terjaga bagi yang mengkonsumsinya. Oleh karena itu ketika kita terkantuk-kantuk di bandara atau menunggu antrian panjang, makan coklat cukup manjur untuk
membuat kita bergairah kembali.
Produk coklat cukup beraneka ragam. Misalnya, ada coklat susu yang merupakan adonan
coklat manis, cocoa butter, gula dan susu. Selain itu ada pula coklat pahit yang merupakan
coklat alami dan mengandung 43% padatan coklat. Coklat jenis ini bisa ditemukan pada
beberapa produk coklat batangan. Kandungan gizi coklat bisa dilihat pada tabel.
Zat Gizi Coklat Susu Coklat Pahit
Energi (Kal) 381 504
Protein (g) 9 5,5
Lemak (g) 35,9 52,9
Kalsium (mg) 200 98
Fosfor (mg) 200 446
Vit A (SI) 30 60

Belum ada bukti bahwa coklat menimbulkan jerawat. Coklat juga tidak bisa dikatakan sebagai penyebab utama munculnya plaque gigi karena plaque gigi juga bisa timbul pada orang yang mengkonsumsi makanan biasa sehari-hari. Hanya saja coklat perlu diwaspadai, khususnya bagi orang-orang yang rentan menderita batu ginjal. Konsumsi 100 g coklat akan meningkatkan ekskresi oksalat dan kalsium tiga kali lipat.

Oleh karena itu kiat sehat yang bisa dianjurkan adalah minumlah banyak air sehabis makan coklat. Agar tetap sehat dan setelah itu gosoklah gigi agar gigi juga menjadi sehat

0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered by Blogger